Dedensoleh’s Blog

Just another WordPress.com weblog

PENDIDIKAN & PEMBANGUNAN

PENDIDIKAN

Pendidikan merupakan bibimbingan yang dilakukan oleh orang dewasa kepada anak yang belum dewasa untuk mencapai kedewasaannya (Langeveld). Orang dewasa ini dapat diartikan seorang guru yang notabene lebih dewasa secara ilmunya dari pada seorang anak yang belum mencapai kedewasaannya. Anak yang belum mencapai kedewasaannya berarti anak yang secara ilmu belum mencukupi, bukan berarti orang yang beru,ur tua tidak bisa mengenyam pendidikan lagi. Dalam pepatah disebutkan belajarlah dari mulai buaian ibu sampai liang lahat.

PEMBANGUNAN

Pembangunan seringkali diartikan sebagai suatu usaha untuk mencapai keadaan yang telah direncanakan yang diartikulasikan dalam bentuk sistem ekonomi dan struktur masyarakat barat. Kegiatan pembangunan ini disebut juga membangun., membangun bukan hanya dalam bentuk fisik saja seperti membangun gedung-gedung tinggi atau jalan-jalan yang besar, tetapi pembangunan harus terlebih dahulu dilakukan dari manusia-manusia lewat pendidikan. Tanpa adanya pembangunan manusia terlebih dahulu, maka pembangunan fisik tidak akan terjadi, meskipun bisa terjadi tetapi tidak akan bertahan lama.

MODERN

Modern ialah segala hal yang selama ini kita kenal sebagai “maskulinitas”. Maskulinitas berarti kejantanan dalam artian konteks jenis kelamin. Tetapi dalam konteks modern maskulinitas berarti kejantanan yang dihasilkan melalui penemuan-penemuan yang didapatkan dari peradaban di dunia. Seperti dikemukakan tadi, tidak hanya ada satu model masyarakat modern. Namun, pada umumnya para pakar sepakat bahwa ciri utama yang melatarbelakangi sistem atau model manapun dari suatu masyarakat modern, adalah derajat rasionalitas yang tinggi dalam arti bahwa kegiatan-kegiatan dalam masyarakat demikian terselenggara berdasarkan nilai-nilai dan dalam pola-pola yang objektif (impersonal) dan efektif (utilitarian), ketimbang yang sifatnya primordial, seremonial atau tradisional.

TRADISIONAL

Tradisional adalah sebuah peradaban yang dibuat oleh manusia pada masa lalu. Tradisional ini bertolak belakang dengan modern, tradisional berarti peradaban masa lampau manusia yang lebih klasik dan kontemporer. Hidup tradisional berarti bergaya hidup seperti orang-orang zaman dahulu yang lebih mengutamakan kebudayaan.

WESTERNISASI

Westernisasi adalah sebuah arus besar yang mempunyai jangkauan politik, sosial, kultural dan teknologi. Arus ini bertujuan mewarnai kehidupan bangsa-bangsa, terutama kaum muslimin, dengan gaya Barat. Dengan cara menggusur kepribadian Muslim yang merdeka dan karakteristik nya yang unik. Kemudian kaum muslimin dijadikan tawanan budaya yang meniru secara total peradaban Barat. Sekarang. Westernisasi membuat kebudayaan bangsa timur seperti Indonesi ini menjadi merasa terkurung dan tidak bisa mengembangkan kebudayaannya secara luas. Dampak-dampak dari westernisasi adalah pergaulan bebas yang sama sekali bukan merupakan jati diri bangsa Indonesaia dan bangsa-bangsa timur pada umumnya.

GLOBALISASI

Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi bias. Globalisasi menuntut manusia untuk saling berinteraksi dengan manusia lainnya di seluruh dunia melalui IT yang sekarang sedang marak di permukaan bumi ini. Dampak dari globalisasi ini adalah munculnya kebudayaan-kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan bangsa Indonesia, yang disebut dengan westernisasi.

LOCAL WISDOM

Local wisdom apabila diartikan dalam bahasa Indonesia berarti kearifan local. Kearifan lokal, warisan nenek-moyang bangsa Indonesia, berupa tata nilai masyarakat, yang tujuannya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Memang terasa konyol dan irasional. Tapi, sungguh sangat efektif dan berhasil guna. Ia menjadi benteng kita yang setidaknya hingga tahun 1970-an mampu melindungi lingkungan hidup kita dengan baik.

PERBEDAAN AKAL, NALURI DAN INSTING

Akal adalah kelebihan yang diberikan Allah kepada manusia dibanding dengan makhluk-makhluk-Nya yang lain. Dengannya, manusia dapat membuat hal-hal yang dapat mempermudah urusan mereka di dunia. Namun, segala yang dimiliki manusia tentu ada keterbatasan-keterbatasan sehingga ada pagar-pagar yang tidak boleh dilewati. Naluri adalah apa yang dibawa oleh mahluk hidup semenjak dilahirkan di dunia. Contohnya manusia mempunyai naluri untuk menguasai apa yang ada di sekitarnya, hewan buas mempunyai naluri untuk membunuh hewan kain untuk bertahan hidup. Insting sama seperti naluri, akan tetapi insting hanya dimiliki oleh hewan. Imstimg hewan adalahbagaimana caranya agar mereka bisa bertahan hidup dengan berbagai cara. Apakah mungkin terjadi modernisasi tanpa pendidikan ? Menurut saya modernisasi tidak akan terjadi tanpa pendidikan. Karena modernisasi adalah bentuk kemajuan peradaban manusia. Kemajuan peradaban manusia tidak akan terjadi tanpa adanya pendidikan. Pendidikan yang terjadi secara kontinu membuat perkembangan bagi peradaban manusia. Hasil dari peradaban kehidupan manusia yaitui adanyas modernisasi seperti adanya ilmu-ilmu sains, teknologi, dan ilmu-ilmu lain yang berkembang pada zaman sekarang.

Mei 2, 2009 - Posted by | Pendidikan

2 Komentar »

  1. bagus sekali… aku baru ngerti sekarang …. Info yang sangat menarik, trim’s

    Komentar oleh sistem informasi sekolah terpadu | Juli 8, 2009 | Balas

    • terima kasih….

      Komentar oleh Deden | April 23, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: