Dedensoleh’s Blog

Just another WordPress.com weblog

SINERGI IQ, EQ, DAN SQ DALAM KEPEMIMPINAN

Seorang pemimpin harus mempunyai kemempuan-kemampuan khusus dalam menjalankan tugasnya. Kemampuan-kemampuan khusus tersebut meliputi kecerdasan intelegensia (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Kemampuan-kemampun tersebutlah ang membuat menusia menjadi seorang pemimpin yang efektif. Disini akan dijelaskan kemampuan-kemampuan tersebut.

1. Kecerdasan Intelegensia (IQ)

Kecerdasan intelegensia adalah kemampuan manusia untuk memecahkan masalahnya dalam bidang gagasan-gagasan atau ide-ide cemerlang. IQ hanya bisa dilakukan oleh manusia yang mempunyai otak yang cemerlang. IQ bisa diukur dengan menggunakan tes yang disebut tes IQ. Tes IQ terutama mengukur kemempuan dengan tantangan linguistic dan logika matematika serta beberapa tugas visual dan spasial. Tapi IQ saja tidak bisa menjamin seseorang itu cerdas dalam mengerjakan sesuatu, dan harus ditunjang dengan kecerdasan-kecerdasan lainnya.

2. Kecerdasan Emosional (EQ)

Kecerdasan emosional adalah kemampuan merasakan dan memahami emosi, dan menerapkannya secara efektif sebagai sumber energi, sumber informasi, sumber koneksi, serta sumber pengaruh manusiawi (Robert Cooper). Emosi dapat menimbulkan perasaan senang, sedih, marah, lemas dan bersemangat emosi juga berperan penting sebagai sumber pengaktif nilai-nilai etika. Emosi lah yang menentukan keputusan-keputusan yang ditimbulkan oleh IQ.

3. Kecerdasan Spiritual (SQ)

Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan untuk memahami dan memecahkan persoalan “makna” dan “nilai”. SQ dapat juga disebut nurani. Nurani menentukan keputusan-keputusan yang akan diambil seorang pemimpin dalam mengambil keputusannya. Kecerdasan inilah yang sangat penting dipahami dan dimiliki oleh seorang pemimpin karena pemimpin adalah seorang panutan bagi anak buahnya. SQ menjadikan seseorang yang ikhlas menjalankan tugasnya tanpa pamrih, bersikap toleran, dan yang terpenting mampuu mengendalikan diri dari perbuatan-perbuatan yang negatif.

Hubungan antara IQ, EQ dan SQ sangat penting dimiliki seorang pemimpin untuk mewujudkan keadaan kepemimpuinan yang efektif dan kondusif. Hubungan antara ketiga kecerdasan tersebut angat erat, dan dari ketiga kecerdasan tersabut yang paling esensial adalah kecerdasan spiritual (SQ) karena dari katiga kecerdasan itu SQ -lah  yang mengendalikan IQ dan EQ agar berjalan sesuai dengan koridor yang baik dan positif. Apalagi bila dihadapkan pada realita seperti sekarang ini banyak manusia yang telah menyimpang dari ajaran-ajaran agama yang telah digariskan oleh Allah SWT. Hal iti berdampak pada kemunduran akhlak bangsa kita sekarang ini seperti banyak seorang pemimpin yang yang menjalankan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme.

April 25, 2010 - Posted by | Uncategorized

2 Komentar »

  1. i am copying your artikel.thank you very much

    Komentar oleh diah | Oktober 16, 2010 | Balas

  2. thankz ya….

    Komentar oleh ruyie | Mei 24, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: