Dedensoleh’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Spectrum Tenaga Administrasi Pendidikan

Lulusan Adpend akan dicetak menjadi tenaga kependidikan yang professional. Tenaga kependidikan bisa dikatakan sebagai tenaga penunjang dalam proses belajar mengajar di sekolah atau di lembaga-lembaga pendidikan lain seperti lembaga pelatihan, bimbingan belajar, dinas, dan lain sebagainya.

Dilihat dari jabatannya tenaga kependidikan ini dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu: tenaga structural, tenaga fungsional, dan tenaga teknis penyelenggara pendidikan.

  1. Tenaga structural merupakan tenaga kependidikan yang menempati jabatan-jabatan eksekutif umum (pimpinan) yang bertanggung jawab baik langsung maupun tidak langsung atas satuan pendidikan. Contoh, kepala sekolah, pengawas, dan kepala dinas.
  2. Tenaga Fungsional, merupakan tenaga kependidikan yang menempati jabatan fungsional yakni jabatan yang dalam pelaksanaan pekerjaannya mengandalkan keahlian akademis kependidikan. Contoh, guru, pelatih (trainer), dan dosen
  3. Tenaga teknis pendidikan merupakan tenaga kependidikan yang dalam pelaksanaan pekerjaanya lebih dituntut kecakapan teknis operasional atau teknis administratif. Contohnya tenaga administrasi sekolah (TAS).

Namun yang sangat disayangkan karena terlalu luasnya spectrum tenaga Adpend maka tidak adanya suatu arahan yang pasti dan mengerucut mengenai lulusan adpend. Hal ini dapat terlihat salah satunya dari formasi untuk masuk ke dalam Pegawai Negeri Sipil sebagai contoh di kota Bekasi tenaga Adpend untuk menduduki jabatan di Pegawai Negeri Sipil hanya memerlukan satu orang. Hal ini sangat ironis melihat ilmu yang didapatkan di Adpend sangat bermanfaat dan sangat dibutuhkan dalam kehidupan khususnya didunia pendidikan.

Melihat fenomena demikian bahwa lulusan Adpend tidak mempunyai lahan untuk bersaing yang pasti maka seharusnya lulusan-lulusan Adpend mempunyai soft skill atau kemampuan tambahan untuk menunjang kemampuan yang didapat selama kuliah di Adpend. Soft skill yang dimahsud seperti kemampuan berbahasa asing, kemampuan dalam pengoprasian computer, dan kemampuan berwirausaha.

Lulusan Adpend juga harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan khususnya yang berkenaan dengan pendidikan seperti lembaga pendidikan, pelatihan dan sekolah. Karena selain belajar tentang pendidikan kita juga diajarkan mengenai bagaimana cara berorganisasi yang baik dan menjadi pemimpin yang baik. Ilmu tersebut dapat langsung kita aplikasikan dengan membuat lembaga pendidikan dan lapangan pekerjaan lainnya.

Oktober 20, 2010 - Posted by | Pendidikan

5 Komentar »

  1. imposible kalo seluruh lulusan di setiap prodi/jur jadi PNS…walau untuk lulusan yg berdomisili di luar pulo jawa,sukses menjadi PNS.artinya untuk tetep bertahan di bdg ya hrs punya value added…kalotidak go to other country…adpen itu saingannya hanya 6 PT di seluruh Ina…ini tantangan perjuangan…siapa yg lebih berjuang dia pasti dapat…Alloh tidak tidur…say!

    Komentar oleh aan | Oktober 20, 2010 | Balas

    • iya benar bu…jadi kita harus punya soft skill…jangan mengandalkan dari PNS… tapi diluar masih banyak yang membutuhkan kita…tapi bu bener ga klo mau kaya jangan jadi PNS???

      Komentar oleh Deden | Oktober 20, 2010 | Balas

      • sependapat bu bahwa kembali lg kepada mahasiswa yg mampu PD untuk brkompetisi.. namun sisi lain harus ad peran2 serta dukungn dari prodi/jur tersebut, dmana penguatan kapasitas untuk mmbangun jaringn yg total di prjuankan oleh prodi/jur, sihingga insaya allah ada tingktn promosi stidaknya mngenalkan jurusan kita mmliki komponen keahlian2 yg mnjadi daya jual. maka akan terbentuk satu pencitraan adpend lebih dikenal, stidaknya roadshow pada tataran departemen ato instansi2 non dik yg memiliki dilklat yg jurusan kita bisa masuk. hal yg jadi bahan renungn bagi mahasiswa (apakah sudah siap dgn bekal ilmu yg kita pnya,softskiil agar bisa ditawarin ke lembaga2)ini titik sinergi yg satu sama lain harus singkron dimana kesiapan internal lalu bisa d tawarkan ke eksternal. mudah2 kita bisa mnjadi org sukses khususnya adpend 06 yg dbkali srta dipupuk oleh Jur adpend yg siap mnjawab tantangn global, dan siap bersaing pd pasar baik dik maupun non dik.

        Komentar oleh agung | Oktober 21, 2010

  2. alhamdulillah,…catatan yang bagus mudah2an bisa menjadi inspirasi konstruktif bagi jurusan,mahasiswa dan alumni,..namun, catatan tersebut harus dilengkapi solusi yang kongkrit yang jelas dan realibel,..seluruh civitas adpend termasuk mempunyai peran untuk memasarkan kompetensi kita,..scara jalur pemerintah adpend mempunyai hak kualifikasi dalam menempati formasi CPNS,.klo lihat tekpend mereka selalu ada di setiap formasi cpns,..ayo kita juga harus buktikan bahwa adpend bisa berkarir lebih baik di pemerintah atau di instansi lain,..

    Komentar oleh ihsan kamaludin | Oktober 22, 2010 | Balas

    • hatur nuhun…tapi mungkun tidak semudah membalikkan telapak tangan.. mungkin harus ada kerjasama yg sinergis antara jurusan, mahasiswa, dan alumni untuk mewujudkan hal tersebut…untuk saat ini mungkin solusinya dengan megemgangkan kualifikasi akademik mahasiswa Adpend agar dapat diterima oleh berbagai macam instansi, termasuk pemerintahan..

      Komentar oleh Deden | Oktober 26, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: